Nada Sou Sou – Derai air mata

Sebelum cerita panjang tentang film yang satu ini, dengarkanlah satu soundtrack berikut.

Lagu di atas berjudul Sanshin no hana. Sanshin merupakan alat musik tradisional dari pulau okinawa – Jepang. Alat musik tersebut digunakan sebagai pengiring lagu yang dibawakan oleh ‘Begin’ bersamaan dengan pawainya. Lagu ini merupakan salah satu soundtrack dalam film ‘Nada Sou Sou’.

Film ‘Nada Sou Sou’, bercerita tentang kehidupan kakak beradik, Youta (Kakak laki-laki) dan Korou (Adik perempuannya). Mereka sebenarnya pada mulanya berjumpa karena pernikahan kedua orangtua mereka. Suatu hari ayah kandung Kouru yang berprofesi sebagai pemain saxophone pergi keluar pulau dan tidak kembali pulang dan Ibu kandung Youta sakitkeras dan berakhir meninggal dunia.

Youta dan Kouru hidup bersama, hingga akhir cerita terpisah. Sekian spoilernya, monggo ditonton.

Hidup adalah sebuah kesengsaraan. Beruntunglah bagi yang tidak pernah dilahirkan. Namun dengan kesedihan dan kebahagiaan lah, keduanya mampu menghidupkan manusia dengan seutuhnya.

NadaSouSou.jpg

Berikut lagu Sanshin no Hana by Begin dalam bahasa Indonesia dengan perubahan.

Kita melupakan sanshin peninggalan kakek yg bersandar dekat botol itu
Namun saat ditemukan, debu-debu dibersihkan, senarnya diatur kembali
Sekarang kita nyanyikan sebuah lagu

Dulu, rasanya lagu ini membosankan, tapi sekarang nostalgia sekali

Aku duduk disamping tv yang dahulunya kau juga duduk di sini
Lalu akupun melihat rembulan lewat jendela besi ini
Bagaimana rasanya minum bersama keluarga
SIapa yang bernyanyi lagu ini, terdengar hingga akupun terlelap tidur
Tidak peduli berapa kali kesedihan dan kebahagiaan menghampiri
Kalaupun semua hal itu mampu mengubah lagu ini

Berada di tanah, kering saat musim gugur, meranggas saat musim dingin, begitulah bunga sanshin mampu hidup juga di musim semi, langit dan lautan hanya bisa diam.

Membawa angin dan hujan ke pulau ini, begitulah bunga sanshin hidup bersemi.

Kering, kemudian meranggas, dan kembali berbunga nanti di musim semi.

Ku Kira Kau Rumah

Kau datang tak kala sinar senjaku telah redup dan pamit ketika purnamaku belum seutuhnya. Kau yang singgah tapi tak sungguh.

Ku kira kau rumah, nyatanya kau cuma aku sewa dari tubuh seorang laki-laki yang memintamu untuk pulang

Kau bukan rumah.

By. Amigdala dengan perubahan.

Just One Hour

Dear friend,

#1 Song

Jangan berakhir, aku tak ingin berakhir. Satu jam saja, ingin diam, mengenang yang pernah ada. Karna esok takkan lagi, hingga dirasa bahagia mengakhiri segalanya. Tapi ini tak mungkin, semua sudah tak berarti, tak mungkin lagi.

Sebentar lagi, satu jam saja.

Asleep

Sing me to sleep, i’m tired and i want to go to bed. And then leave me alone, don’t try to wake me in the morning, cause i will be gone.

Don’t feel bad for me, i want you to know, deep in the cell of my heart, i will feel so glad to go.

I don’t want to wake up, on my own anymore. There is another world.

Well, there must be. Bye