Autisme

Dear Friend,

Lama sudah tidak menulis, senang rasanya bertemu dengan kamu lagi, kamu kamu lagi, #eh hahahah. Apa salahnya kan ? namanya juga terapi biar ga autis.

Dalam beberapa bulan ini kondisi aku memang tidak terlalu menguntungkan baik itu dari sisi kesehatan ataupun material, wkwkw (sik materialisme = TB Sinar Jaya).

Apa yang ingin aku bagikan kali ini ? hmm seperti biasa curahan hati yang sudah tak terbendung lagi, saking sesaknya, sampe tumpeh tumpeh. Pokoknya ya curhat pol.

Baru kali ini aku merasa sangat bingung, walaupun ya sebenarnya bukan masalah serius, tapi ini masalah sirius. Masalahnya, kenapa aku suka suasana yg menyedihkan ? kenapa aku sangat suka lagu yg liriknya sedikit menyeramkan ? kenapa aku sangat suka ‘kamu’ ? #jones

Kesedihan merupakan salah satu cara manusia mengekspresikan dirinya, boleh jadi maknanya ‘bahagia’ tapi lebih banyaknya ya memang sedih. Tapi aku suka nuansa sedih. Sedih mampu membuka pikiran yang lebih jernih, dibanding bahagia, karena sedih itu sensitif dan realistis. Sebuah keniscayaan mampu berfikir realistis di saat diri kita di tempat keramainya yang penuh dengan topeng.

Dari renunganku suatu malam, aku ingin belajar keahlian kayu. kenapa aku ingin berkeahlian kerajinan kayu ? Aku rindu pakde ku. Aku ingin sekali menemuinya dan berguru dengan beliau. Aku ingin melupakan semua kehidupan aneh di ‘sini’, meninggalkan sampah-sampah di dalam tas, dan ingin ku buang ke ‘got’. Menjadi guru di desa, sembari melatih keahlian kerajinan kayu, main sepedaan, ngobrol sama orang yg waras, dan lain-lain.

Cukup aneh impian tadi. Tapi itu ‘just wishes’. Tetap optimis.

 

Advertisements

Short Steps

It is something that one might tell myself to calm down, just take a short steps and take a deep breath and to tell myself that everything is alright. Telling to not give up, “chin up!” ¬†because I myself ¬†“cant step into the spotlight”. This could be a parallel to how something I see my friends and loved ones go further in life and excel in things like school or a social thing while I hang back due to lack of social skills or an inability to understand.

Tuhan tak pernah gagal

Engkau yg lebih tahu,

Cara untuk membuka jalanku,

Cara untuk menolong hidupku,

Engkau tak janji jalan selalu rata,

Engkau tak janji langit selalu biru

Engkau hanya janji beri kekuatan,

Di saatku tak berdaya,

Kuasamu yg sempurna.

My Home Town

Ku buka lembaran album kenangan

Ku bisikkan kata terimakasih

Semangatmu hidupi hatiku

Peripulara di saat ku terjatuh

Hujan mentari datang silih berganti

Ku ingat slalu senyummu

Walau kenangan beesamamu kan pudar

Sisa jejakmu akan ku cari

Ku teringat padamu.
Memohon pada bintang benderang

Selalu ku lakukan  setiap malam

Seberkas cahaya di cakrawala

Mencarimu dengan sepenuh hatiku
Di dalam waktu suka maupun duka

Senyummu aku rindukan

Andai kau dari surga kau lihat diriku

Mungkin satu hari nanti, 

Ku percaya kita kan bersama lagi.
Aku rindu, sangat rindu.

Ku teringat padamu.