Warna Warni

Dear friend,

Kalaupun ini yg disebut tragedi, lebih baik tidak ada org satupun yg aku kenal. Aku punya teman ngobrol, itupun sudah cukup membuatku senang. Untuk yg lain aku tidak peduli.

Merasa gila, aneh, dan berantakan , rasanya hal itu normal normal saja. Semua orang juga begitu. Semuanya aneh tapi juga normal. Kalau marah itu juga normal.

Di sini ada tameng baja kuat

Dan juga para prajurit berkuda

Dengan senapannya yg bercahaya

Kalau mungkin, tolong robohkan tameng baja itu

Bukankah, bagus kalau kalian merobohkannya

Aku sudah memohon kepada Tuhan

Adakah jalan menuju surganya

Apa aku serius?

Karena bahkan tidak ada rasa tulus sedikitpun

Hanya saja kawanku saja yg tertawa mendengar hal itu

Sekali lagi, tunjukkan aku tanganMu

Tempat lahirku, kulit dan juga warna mataku

Sebenarnya apa yg kamu tahu tentang diriku?

Apa boleh aku saja yg membawa arah tujuan ini sendirian?

Kemanapun , apa boleh?

Namun, seharusnya tidak begini

Jadinya org org terdahulu bertanya padaku di bawah langit biru yg memesona ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s