Never say Never

Saat kau melihat ke kaki langit

Dan ada seseorang yang selalu ada dalam pikiran

Adapun ribuan kata yg ingin kau sampaikan

Namun hal itu harus disimpan dalam-dalam semuanya hari ini

 

Beberapa kali melihat rasa bahagia terbang

Dan kau hanya mampu mendesah

Beberapa kali sendiri dalam kedinginan

Dan kau hanya berharap ada cinta yang akan menyelamatkan jiwa

 

Kau, dia sudah habis waktu untuk berharap dan menunggu

Untuk merasakan jantung berdetak

Namun tak tahu rasa bahagia yang mana yang harus dipercayai dan nyata

Atau sudah terlampau jauh dan tidak ada lagi

 

Kita mengatur pertemuan kebahagiaan hidup

Melakukan apa yang kita percayai

Dan membuat pengorbanan

 

Menyaksikan kaki langit

Namun masih tak tahu apa yang dicari

Cinta itu sedang menunggu di sini

Namun, lagi – lagi lewat saja tanpa ada yang tahu

 

Buatlah pengorbanan

Yang hilang, sebenarnya tidak sepenuhnya hilang

Dia akan menjadi kenangan

Hinggap tidak ada yang bisa menghapusnya

Advertisements

3 thoughts on “Never say Never

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s