Kursi Tuhan

IMG_0002

Sekarang aku sempat ragu dengan semua yang ada di hadapan seorang Hamba Sahaya ini. Tidak satupun yang akan aku kenang , mungkin. Sudah terlalu banyak ketidakadilan dan keremeh-tamehan yang katanya anugrah, aku berharap Dia tertawa sekarang. Manusia dilahirkan seperti sudah menandatangani surat perjanjian kosong bermaterai, bukankah ini lebih parah dari Lintah darat. Hal yang koontradiktif menurutku dengan paham agamis saat ini.

Aku tidak sedang mencurahkan isi hati, melainkan memberi pandangan lain dari sudut yang kurang baik ini. Aku sendiri sepertinya sudah terbiasa dengan pengucilan, ejekan, bahkan bullying. Melihat sebuah perjanjian kosong tadi sudah diisi oleh-Nya, Apakah aku harus pasrah saja ?

Menutup mata dengan hal-hal yang kita takuti boleh-boleh saja, toh hidup ini milik siapa ? Aku pun berhak menentukan apa yang mesti aku lakukan , dan bagian jalan mana yang akan aku pilih. Humanis menjawan semuanya. Jalan terbaik yang menurutku saat ini bisa dijalani selagi mempertanyakan konseptual apa itu hidup ? Hidup tidak sekedar hidup, sudah tanggung masuk lumpur. Aku ini yang dibesarkan sekarang mau jadi apa ? Melihat lingkungan sekitar aku masih belum mengerti.

Mempelajari hal-hal baru itu cukup sulit. Sempat hari ini aku berpikir untuk mengulang salah satu mata kuliah, akankah aku bias mempertanggungjawabkan kelulusanku nantinya ? aku masih belum bias menerimanya. Bahkan ketika aku kaitkan dengan konseptual makna kehidupan sepertinya sedikit searah. Bolehkah aku mengulang kehidupan ini ya Tuhan ? Aku masih belum tahu mengapa aku hidup sebagai manusia seperti ini. Mempertanyakan hal tersebut berulang-ulang membuatku frustasi. Tidak ada jawaban mutlak yang akan kau berikan kecuali di hari akhir nanti kata-Mu kan ?

Sebagai kodrat manusia pun aku lemah. Pernah mamak ku memberikan hak untuk memilih pakaian yang aku sukai, tetapi aku tidak tahu mana yang aku suka. Memilih pun tidak pandai. Menjalani hidup pun tidak cakap, apalagi bermain , aku sangatlah payah. Menjalani kehidupan sekolah tidak kalah gagal. Sudah anyak orang menasihati “Kau harus bersyukur, masih banyak orang yang tidak seberuntung kamu!” Aku menyangsikan perkataan orang itu, tidak percaya apa yang dia katakana, Apakah dia sebenarnya tidak tahu bagaimana porsi bersyukur ? rasnya aku ingin membalas dengan “Kalo begitu, bagaimana kalo malam ini kita bertukar peran saja ? Mau ? kamu akan bersyukur kah ketika Tuhan memindahakan roh kita malam ini untuk bergantian kehidupan ? Sekali lagi, Mau ?”. Tidak sopan memang, tapi aku rasa hal itu perlu aku utarakan kepada semua manusia yang selalu ingin aku bersyukur. Tuhan menjadikan kita ini sebagai apa selain menjadi objek sujud-sujudan. Aku ingin mempertanyakan eksistensi diri-Nya malam ini. Akankah Dia membaca tuisanku hari ini ?

Aku sangat sedih melihat penderitaan sebagian besar manusia akibat perbuatan manusia lainnya. Menyadari hal itu aku memang menutup mata dari busuknya aktifitas-aktifitas politik, kelompok agama, kelompok bangsa tertentu. Aku rasa mempelajarinya saja sudah cukup. Semua hasil pemikiran manusia tidak lepas dari cita-cita pencetusnya. Untuk yang kali ini apakah Tuhan masih bias tertawa ? Terkadang Dia-pun tidak peduli dengan dirinya, bagaimana bisa sesuatu yang kesepian seperti itu merubah-ubah efek domino ini ? Oh iya aku lupa Dia MahaPerkasa dan MahaKuasa. Dan perlu catatan Dia punya banyak kekasih XD.

Aku hanya bisa melihat, mendengar, dan menulis. Thx

Advertisements

One thought on “Kursi Tuhan

  1. anas sayang.
    aku kasih tau y,
    kau punya segalanya,
    punya mata, hati, cinta, nafas, orang tua, punya adik yang baik, dan yang paling penting kau masih punya mereka, orang2 yang selalu berusaha memahami dan mengerti diri kau.
    coba anas bayangkan, g mana klo hari itu kita di sambar petir ?
    masih bisahkah kita cerita bareng lagi ??? masih??? ngak kan…..
    sadar dak sih anas itu tanda klo Allah masih sayang sama kita ,
    g mana klo waktu pulang kita kecelakan patah tangan masih bisa kamu memegang es krim yang enak itu?? tidakkkkk…
    jangan lah bandingkan kebahagian orang lain dengan dirimu, karena anas cuma tau luarnya saja.
    anas yakin hidup aku berjalan dengan lurus2 aja, seberapa yakin???? 100 % kah,,, ngak kan anas 😦
    ngak bisa mastiin kan,,,,,, nah itulah rahasia hidup anas. jangan kamu pikir orang2 di dunia ini tidak ada masalah,,itu pemikiran yang slah jelas.
    jangan pernah kamu merasa hidup kamu aja yang paling susah,,, tidak coba kau jalan ke tempat kumuh daerah pembuangan sampah, sanggup ngak kau tinggal disana. tau berapa banyak penderitaan mereka??? tau betpa sakitnya tulang mereka mengais sampah sebagai sumber penghidupan??? bisa merasakan penderitaan mereka. tidak kan,,, tp coba liat ans mereka masih bisa bersyukur dengan tuhan, lah kamu sudah di beri segalanya. masih tidak bersyukur???? jahat itu yang aku rasakan.
    syukuri masih bisa merasakan kamar tidur yang cukup nyaman,( klo ngekost lah bayar berapa,,, !!!!! MAHAL sayang )
    jangan melihat sesuatu hanya dari sisi negatif,,,
    aku juga punya banyak masalah, sering juga di hina, atau bahkan lebih dari itu,,
    nah masalahnya saya melihat itu semua sebgai ujian yang Allah berikan utnk membuat ak lebih dewasa.
    seandainya ujian tidak datang menghampiri saya, bayangkan mungkin ak sekarang idak ad di sini, dak biso cerita2 sama anas,
    nah sama halnya dengan kamu anas, seandainya tuhan tidak baik, g mungkin kita bisa bertemu. saling menasehati dalam kebaikan. saling mengingatkan klo ada salah. itulah gunanya teman 🙂
    ak support kok ap yang kamu kerjakan….
    jadikan omongan orang itu sebgai batu untuk di pijak biar kamu bisa naik lebih tinggi lagi, bukan batu yang bisa merobohkanmu.
    I Always be your side, As Well As I Can, you are may best friends.
    ingET Allah tidak akan membrikan cobaan ke umatnya di luar batas kemampuanya, percayalah janji allah itu benar 🙂
    aku selalu doakan yang terbaik buat kamu,
    i love you 😛

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s